Kumpulan Berita
Polisi mengungkap perkembangan terkini terkait asal-usul bahan yang digunakan anak berkonflik dengan hukum (ABH) untuk merakit bom yang diledakkan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Polisi menyampaikan perkembangan terbaru terkait kasus ledakan yang terjadi di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. Hingga kini, masih ada tiga orang yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap lima orang berinisial FW alias YT; LM (23); PP alias BBMS (37); MSPO (18); dan JJS alias BS (19).
Pihak kepolisian mengungkap kondisi anak berkonflik dengan hukum (ABH) yang menjadi pelaku peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. Meski kondisinya sudah jauh membaik, ABH tersebut masih menjalani perawatan dan belum dapat dimintai keterangan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto menyebutkan polisi akan segera memeriksa anak berkonflik dengan hukum (ABH), F, terkait kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan hingga kini masih ada 10 siswa yang menjalani perawatan medis pascaledakan di SMAN 72 Jakarta.
Pejabat mengindikasikan tidak ada keterlibatan militan dalam insiden tersebut.
Polisi mengungkap kondisi terkini anak berkonflik dengan hukum (ABH) pelaku ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara.