Kumpulan Berita
Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menegaskan tragedi longsor gunungan sampah di Bantargebang, Bekasi merupakan alarm keras bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk segera menghentikan pengelolaan sampah dengan metode open dumping yang terus mengancam nyawa warga dan petugas.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya empat orang dalam insiden longsornya gunung sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi. Peristiwa yang terjadi sore kemarin itu dipicu hujan ekstrem sehingga menyebabkan tumpukan sampah longsor.
Sebanyak 13 orang menjadi korban longsor di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. Hingga Senin (9/3/2026) pagi, jumlah korban yang telah ditemukan sebanyak delapan orang.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lewat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bergerak cepat mengaktifkan Operasi Tanggap Darurat, menyusul peristiwa longsor yang terjadi di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Minggu (8/3/2026).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan korban terdampak longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, akan mendapatkan santunan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, insiden longsor yang merusak rumah warga di bantaran Kali Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, bukan disebabkan oleh proyek normalisasi Kali Ciliwung.
Tumpukan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, longsor pada Minggu (8/3/2026). Tiga orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Selain itu, Rajiv menyoroti potensi bencana alam yang cukup tinggi di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, salah satunya akibat alih fungsi lahan.