Kumpulan Berita
Sebanyak 13 orang menjadi korban longsor di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. Hingga Senin (9/3/2026) pagi, jumlah korban yang telah ditemukan sebanyak delapan orang.
Gunungan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, longsor pada Minggu 8 Maret 2026. Kejadian itu menelan korban jiwa.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lewat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bergerak cepat mengaktifkan Operasi Tanggap Darurat, menyusul peristiwa longsor yang terjadi di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Minggu (8/3/2026).
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, insiden longsor yang merusak rumah warga di bantaran Kali Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, bukan disebabkan oleh proyek normalisasi Kali Ciliwung.
Sebanyak enam korban insiden longsor sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, berhasil ditemukan pada Minggu (8/3/2026) malam. Data korban tercatat hingga pukul 20.15 WIB.
Tumpukan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, longsor pada Minggu (8/3/2026). Tiga orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Sebulan sebelumnya, kecelakaan di tambang yang sama menewaskan 200 orang.
Longsor terjadi usai daerah tersebut dilanda hujan dengan intensitas tinggi.