Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan, bahwa 57 korban meninggal dunia akibat longsor di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, telah berhasil diidentifikasi. Proses identifikasi korban dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI).
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyatakan berhasil mengevakuasi sepuluh kantong jenazah korban longsor di Cisarua, Bandung Barat, pada operasi hari ke-8, Sabtu 31 Januari 2026.
Syafii menjelaskan tujuh temuan hari ini rinciannya ditemukan di worksite A1 sejumlah satu bodypack.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya Mohammad Syafii, menegaskan operasi pencarian dan pertolongan korban longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, tetap dilanjutkan. Hal ini meskipun Tim SAR Gabungan telah sepekan melaksanakan operasi pencarian.
Tim SAR gabungan menemukan 5 kantong jenazah pada hari pencarian ketujuh.
Tim SAR gabungan kembali mengevakuasi tiga korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar). Total 56 kantong jenazah diserahkan ke tim DVI untuk proses identifikasi.
Proses SAR akan dilanjutkan besok pagi. Nantinya, pasukan anjing K-9 akan diterjunkan lebih dahulu untuk mendeteksi para korban.
Memasuki hari keempat operasi pencarian, Tim SAR gabungan kembali menemukan sembilan kantong jenazah korban longsor di Kabupaten Bandung Barat.