Kumpulan Berita
Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan atau Zulhas, memastikan pemerintah akan mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pondok pesantren, sekolah berbasis agama, dan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional tidak mungkin diselesaikan oleh satu orang. Dibutuhkan kerja sama dari seluruh pihak.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan kebutuhan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menurun setelah pemerintah menyelesaikan pembenahan manajemen Badan Gizi Nasional (BGN) dan melakukan validasi data penerima manfaat.
Angkutan penyeberang perintis di Nusa Tenggara Timur (NTT) harus berhenti karena keterbatasan pendanaan dari operator penyeberangan.
Koordinator Presidium Relawan, Mitra, dan Simpatisan Dukung Keberlanjutan MBG, Ahmad Yazdi, menyampaikan akan menggelar aksi di Jakarta pada Rabu 8 Juli 202. Aksi bertajuk "Parade Nasional 1 Juta Massa" itu bertujuan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) akan turun pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 menjadi Rp174 triliun.
Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), Zulkifli Hasan menyatakan pemerintah akan menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan mitra Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, para mitra yang telah berinvestasi untuk mendukung Program MBG tidak boleh dirugikan.
Ratusan SPPG tersebut telah memenuhi tahapan persyaratan perjanjian kerja sama (PKS) di wilayah 3T dan seharusnya sudah dapat beroperasi.