Kumpulan Berita
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menanggapi kasus dugaan keracunan makan bergizi gratis (MBG) yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengungkapkan, sejumlah kasus keracunan MBG karena dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tak memiliki sanitasi yang baik.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat ada 75 kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada medio 6 Januari hingga 30 September.
Bursah menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pusat, tetapi juga memerlukan komitmen pemerintah daerah.
Badan Gizi Nasional (BGN) menonaktifkan sementara 56 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur yang mengalami insiden terkait keamanan pangan.
Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, mengusulkan pembatasan jumlah porsi yang diproduksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa kesalahan atau kekurangan yang terjadi dalam program penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya 0,00017 persen.
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menggunakan dua alat.