Kumpulan Berita
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia telah membangun 270 unit dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah di Indonesia.
Pemerintah mengalokasikan Rp335 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026, menargetkan 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan gizi masyarakat dan kualitas SDM.
RAPBN 2026 mengalokasikan Rp1.498,25 triliun untuk K/L. BGN memimpin dengan Rp268 triliun untuk program MBG. Pertahanan, Polri, PUPR, dan sektor pendidikan juga menerima anggaran besar, mencerminkan prioritas pemerintah.
Presiden Prabowo Subianto mengalokasikan Rp335 triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tahun 2026. Program ini bertujuan membangun generasi unggul dengan menghilangkan stunting dan menjangkau 82,9 juta orang, termasuk siswa, ibu hamil, dan balita, serta memberdayakan UMKM dan ekonomi lokal.
Presiden Prabowo Subianto bangga program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menciptakan 290 ribu lapangan kerja, melibatkan 1 juta petani, memperbaiki gizi 82 juta anak, dan meningkatkan kehadiran serta prestasi di sekolah.
Presiden Prabowo Subianto melaporkan per hari ini program makan bergizi gratis (MBG) telah menyasar 82 juta masyarakat seluruh Indonesia.
APBN 2026 fokus pada program prioritas seperti makan bergizi gratis, koperasi Merah Putih, kesehatan gratis, perbaikan sekolah, dan ketahanan pangan. Pemerintah juga menekankan reformasi fiskal dan deregulasi untuk memperkuat ekonomi.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp300 triliun pada tahun 2026.