Kumpulan Berita
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menjelaskan soal alokasi anggaran 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Badan Gizi Nasional (BGN) tengah merancang langkah efisiensi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu opsi utamanya adalah dengan menyesuaikan frekuensi penyaluran makan dari enam kali menjadi lima kali dalam seminggu.
BGN efisiensi program MBG berpotensi menghemat anggaran negara hingga Rp40 triliun per tahun.
Kebijakan ini bertujuan agar program tetap bermanfaat bagi masyarakat tanpa memberatkan anggaran.
Sebanyak 1.528 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia diberhentikan operasional sementara atau di-suspend. Data ini tercatat oleh Badan Gizi Nasional (BGN) per 25 Maret 2026, mencakup akumulasi sejak Januari 2025 hingga Maret 2026.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah rencana efisiensi anggaran. Prabowo menyatakan lebih baik anggaran yang ada untuk memberi makan rakyat daripada dikorupsi.
Badan Gizi Nasional (BGN) mengkaji efisiensi anggaran menyusul antisipasi dampak gejolak dunia saat ini.
Durasi perang antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran akan menjadi faktor penentu kebijakan fiskal Pemerintah Indonesia ke depan