Kumpulan Berita
Menjaga daya tahan tubuh anak sangat penting, terutama di tengah perubahan cuaca dan risiko paparan penyakit. Sistem imun yang kuat membantu anak lebih tahan terhadap infeksi seperti flu, batuk, hingga penyakit menular lainnya.
Setelah menikmati berbagai hidangan khas Lebaran yang kaya santan, gula, dan lemak, kadar kolesterol dalam tubuh berpotensi meningkat. Jika tidak segera dikontrol, kondisi ini bisa berdampak pada kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Hari Raya Idul Fitri identik dengan berbagai aktivitas, mulai dari silaturahmi hingga menikmati aneka hidangan khas. Di tengah suasana penuh kebahagiaan ini, menjaga kondisi tubuh tetap prima menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.
Sarapan tinggi serat biasanya menjadi pilihan orang yang menerapkan pola hidup sehat. Serat berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan, membantu mengontrol kadar gula darah, serta membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.
Sarapan roti dan gorengan memiliki risiko yang tinggi untuk dijadikan menu di pagi hari. Lalu baiknya makan apa?
Di era saat ini, orang berlomba-lomba untuk menerapkan gaya hidup sehat. Tak hanya olahraga, tetapi juga asupan nutrisi yang masuk ke tubuh melalui makanan.
Makanan dapat membantu proses pemulihan ketika tubuh dalam kondisi tidak fit, seperti flu, batuk, pilek, atau demam. Salah satu jenis makanan yang baik dikonsumsi saat kondisi tersebut adalah buah-buahan, karena kaya nutrisi dan memiliki sifat yang menenangkan tubuh.
Kesehatan usus berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh secara menyeluruh. Namun, ada sejumlah makanan dan minuman yang dapat berdampak negatif pada lapisan usus serta keseimbangan bakteri di dalamnya jika dikonsumsi secara berlebihan tanpa disadari.