Kumpulan Berita
Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo, pria yang ditemukan meninggal dunia di depan sebuah klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Polisi akan mendalami apakah kematian korban tergolong wajar atau tidak.
Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri kembali mendatangi Klinik Mordent Aesthetic Clinic di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026), untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan terkait kasus meninggalnya Sutrimo.
Ketua RT 11, Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ima mengaku sempat menerima laporan mengenai orang pingsan di lokasi Sutrimo ditemukan tergeletak tak sadarkan diri dengan mulut berbusa, yakni Klinik Mordent, Jakarta Selatan.
Polda Metro Jaya tengah menyelidiki peristiwa meninggalnya Sutrimo pada Kamis 23 Juli 2026.
Seorang pria bernama Sutrimo meninggal dunia pada Kamis, 23 Juli 2026. Berdasarkan informasi awal, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Taman Puring. Dari keterangan pihak RS, Sutrimo tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia.
Remaja berinisial A (16) meregang nyawa diduga menjadi korban pengeroyokan usai tawuran antarkelompok di Kompleks UKA, Koja, Jakarta Utara. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu 18 Juli 20226 dini hari.
Polisi mengungkap dugaan adanya masalah pribadi dengan istri yang melatarbelakangi kematian pria berinisial WH (47), yang ditemukan tewas dengan luka tembak di sebuah hotel di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Dua wanita ditetapkan tersangka kasus kematian pria berinisial AL, ASN Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di BPN Kabupaten Nias. AL sebelumnya ditemukan tewas secara tragis pada Jumat 10 Juli 2026 di halaman parkir Apartemen Skyview Setia Budi, Medan, Sumatera Utara.