Kumpulan Berita
Anggota Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Komisi III DPR RI, Teuku Ibrahim, mendesak Polda Metro Jaya segera mengusut tuntas kematian misterius Sutrimo. Pria tersebut sebelumnya ditemukan tewas di depan klinik kecantikan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Seorang pengemudi mobil ditemukan tak bernyawa di depan sebuah kafe di Jalan Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Pengemudi tersebut diketahui merupakan seorang sopir taksi online.
Koalisi Masyarakat Sipil mendesak kepolisian mengusut tuntas dan secara transparan penyebab kematian Sutrimo, pria yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri kembali mendatangi Klinik Mordent Aesthetic Clinic di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026), untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan terkait kasus meninggalnya Sutrimo.
Ketua RT 11, Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ima mengaku sempat menerima laporan mengenai orang pingsan di lokasi Sutrimo ditemukan tergeletak tak sadarkan diri dengan mulut berbusa, yakni Klinik Mordent, Jakarta Selatan.
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait tewasnya seorang pria bernama Sutrimo di Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (26/7/2026) malam. Dari kegiatan tersebut, polisi membawa sejumlah barang bukti.
Seorang pria bernama Sutrimo meninggal dunia pada Kamis, 23 Juli 2026. Berdasarkan informasi awal, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Taman Puring. Dari keterangan pihak RS, Sutrimo tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia.
Remaja berinisial A (16) meregang nyawa diduga menjadi korban pengeroyokan usai tawuran antarkelompok di Kompleks UKA, Koja, Jakarta Utara. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu 18 Juli 20226 dini hari.