Kumpulan Berita
Polisi mengungkap kronologi penemuan pria berinisial WH (47) yang ditemukan meninggal dunia akibat luka tembak di sebuah hotel di kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026). Hingga kini, penyidik masih mendalami rangkaian peristiwa dan motif di balik insiden tersebut.
Polisi mengungkap dugaan adanya masalah pribadi dengan istri yang melatarbelakangi kematian pria berinisial WH (47), yang ditemukan tewas dengan luka tembak di sebuah hotel di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Dua wanita ditetapkan tersangka kasus kematian pria berinisial AL, ASN Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di BPN Kabupaten Nias. AL sebelumnya ditemukan tewas secara tragis pada Jumat 10 Juli 2026 di halaman parkir Apartemen Skyview Setia Budi, Medan, Sumatera Utara.
Pihak keluarga bersama kerabat dekat lalu mendatangi lokasi dan terpaksa masuk ke dalam rumah. Saat itulah, mereka histeris menemukan korban sudah dalam kondisi tak bernyawa dan jasadnya mulai membusuk.
Berdasarkan hasil identifikasi awal yang dilakukan oleh petugas di lapangan, korban diketahui berinisial AL, seorang pria yang berasal dari Kepulauan Nias.
Dia menyatakan, PAM Jaya akan melakukan tindakan tegas kepada PT Moya sesuai perjanjian dua korporasi. Selain itu, pihaknya juga tidak diam saja menerima laporan investigasi PT Moya.
Tersangka kasus pemalsuan meterai berinisial AB (36) tewas setelah bunuh diri di sebuah apartemen di kawasan Depok, Jawa Barat. Korban nekat melompat dan menjatuhkan diri dari lantai 7 apartemen.
Seorang pria berinisial IYPS (41) tewas usai diduga terjepit lift barang saat bekerja di sebuah kantor di Blok D5/25 Ruko Roxy Mas, Kelurahan Cideng, Jakarta Pusat.