Kumpulan Berita
Polisi melakukan ekshumasi atau autopsi ulang terhadap jasad Sutrimo, orang dekat eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah hari ini. Ada sejumlah tahapan yang dilakukan dalam proses ekshumasi tersebut.
Polisi melakukan ekshumasi terhadap jasad Sutrimo, orang dekat eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah pada hari ini, Rabu (12/8/2026). Proses autopsi ulang itu sendiri dilaksanakan di wilayah Banyumas, Jawa Tengah (Jateng).
Seorang pria ditemukan meninggal dunia di sebuah kontrakan di Jalan Suci, RT 01/RW 03, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (10/8/2026).
Proses hukum kasus misteri kematian Sutrimo, sosok yang bertugas menjaga dan membersihkan rumah eks Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah, kini diambil alih Polda Metro Jaya Soal kematian Sutrimo diketahui terdapat laporan di Bareskrim Polri dan Polresta Banyumas. Kini, semuanya ditarik ke Polda Metro Jaya.
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan akan jemput bola untuk memberikan perlindungan kepada keluarga Sutrimo yang meminta perlindungan terkait pengungkapan kasus kematian kerabatnya tersebut. Wakil Ketua LPSK Susilaningtias mengatakan, pihaknya akan mendatangi keluarga Sutrimo dalam waktu dekat.
Keluarga Sutrimo menyatakan siap mengikuti proses hukum, termasuk jika aparat penegak hukum memutuskan melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam untuk mengungkap penyebab kematiannya.
Polisi mengungkap awal mula perkenalan antara Saepul atau SA (26), pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap korban Kunaefi (51), di Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar).
Polda Metro Jaya menangkap Saepul atau SA (26), pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap korban Kunaefi (51) di Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar). Jasad korban sebelumnya ditemukan dalam karung.