Kumpulan Berita
Langkah ini diambil untuk membantu peternak menghadapi tekanan harga akibat melimpahnya pasokan dan melemahnya serapan pasar.
MBG sebelumnya dinilai oleh lembaga pemeringkat sebagai program yang berpotensi memengaruhi pengelolaan fiskal
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan alokasi anggaran yang telah dikucurkan oleh pemerintah untuk merealisasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah menyentuh angka Rp88,15 triliun per 31 Mei 2026.
Presiden Prabowo Subianto menunjuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) baru. Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, sedangkan Agustina Arumsari dan Trenggono menjadi Wakil Kepala BGN.
Kepala BGN Nanik S. Deyang, menyatakan bakal menutup atau melakukan moratorium terhadap dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah. Kebijakan tersebut diambil untuk mengevaluasi efisiensi anggaran sekaligus memperbaiki tata kelola puluhan ribu dapur yang saat ini telah beroperasi.
Pemerintah tengah menyusun langkah strategis untuk memperkuat penyerapan produk pangan lokal guna menjaga stabilitas harga di tingkat peternak. Melalui koordinasi lintas lembaga, komoditas seperti telur dan daging ayam akan dioptimalkan untuk menyuplai kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap proses penyelidikan kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjerat mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, baru dimulai sekitar sepekan lalu.
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus bersih dari praktik korupsi dan penyimpangan. Komitmen itu diwujudkan melalui perombakan jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai langkah memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan program strategis nasional tersebut.