Kumpulan Berita
Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran menteri dan kepala lembaga yang berkaitan dengan bidang ekonomi ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik setidaknya 1.585 pejabat baru dan mengakui integritas Kementerian Keuangan yang dipertanyakan publik. Hal ini tak lepas dari sejumlah kasus yang menjerat aparat di Direktorat Jenderal Pajak maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Penegasan ini menyusul lonjakan harga minyak mentah global akibat ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa lonjakan harga minyak mentah dunia yang kini telah menyentuh level USD113,68 per barel belum memberikan dampak negatif terhadap aktivitas ekonomi di dalam negeri. Hal ini disampaikannya usai meninjau langsung kondisi perdagangan di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (9/3/2026).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons tenang kondisi pasar keuangan domestik setelah nilai tukar rupiah menembus level psikologis Rp17.000 per dolar AS dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam. Purbaya menepis kekhawatiran sejumlah pihak yang menyamakan kondisi saat ini dengan tanda-tanda krisis moneter tahun 1998.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan peninjauan langsung ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (9/3/2026). Kunjungan ini dilakukan di tengah maraknya analisis ekonomi yang menyebut Indonesia sedang berada di ambang resesi dan penurunan daya beli masyarakat yang drastis.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan peninjauan langsung ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (9/3/2026) siang. Kunjungan ke pusat grosir pakaian terbesar di Indonesia ini dilakukan untuk memantau aktivitas ekonomi riil masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri, di tengah dinamika pasar keuangan yang sedang bergejolak.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan dalam laporan Fitch Ratings yang merevisi outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif. Lembaga pemeringkat menilai peningkatan belanja sosial, termasuk program MBG, berpotensi menambah tekanan terhadap ruang fiskal pemerintah.