Kumpulan Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa


Hot Issue
9 March 2026

Purbaya Tinjau Pasar Tanah Abang, Cek Kondisi Pedagang UMKM

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan peninjauan langsung ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (9/3/2026) siang. Kunjungan ke pusat grosir pakaian terbesar di Indonesia ini dilakukan untuk memantau aktivitas ekonomi riil masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri, di tengah dinamika pasar keuangan yang sedang bergejolak.

Hot Issue
9 March 2026

6 Fakta Fitch Rating soal MBG, Danantara hingga Respons Purbaya

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan dalam laporan Fitch Ratings yang merevisi outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif. Lembaga pemeringkat menilai peningkatan belanja sosial, termasuk program MBG, berpotensi menambah tekanan terhadap ruang fiskal pemerintah.

Market Update
8 March 2026

5 Fakta IHSG Merosot 7,89 Persen, Investor Jangan Panik

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan cukup dalam pekan ini.

Market Update
7 March 2026

IHSG Anjlok 7,89%, Purbaya: Ini Waktu Tepat Beli Saham, Jangan Takut

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam pekan ini, turun sebesar 7,89%

Hot Issue
7 March 2026

APBN Defisit Rp135,7 Triliun, Purbaya: Penerimaan Pajak Tumbuh 30%

Angka defisit ini setara dengan 0,53% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Hot Issue
6 March 2026

Purbaya Cairkan THR ASN 2026 Rp3 Triliun Hari Ini

Total anggaran THR tahun 2026 yang telah mengalir ke rekening Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat pusat telah mencapai Rp3 triliun.

Hot Issue
1 March 2026

5 Fakta Proyek Blok Masela Jadi Prioritas Purbaya 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan komitmennya mempercepat Proyek Strategis Nasional (PSN) Onshore LNG Abadi Blok Masela.

Hot Issue
Kamis 26 Februari 2026 13:22 WIB

Purbaya Perpanjangan Penempatan SAL Rp200 Triliun di Himbara, Ini Respons OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memperpanjang penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp200 triliun di perbankan selama enam bulan kedepan. Kebijakan ini dinilai memberi efek positif bagi stabilitas likuiditas dan penurunan suku bunga kredit.