Kumpulan Berita
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah menyiapkan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng rakyat Minyakita. Langkah ini diambil menyusul kondisi geopolitik yang menciptakan tantangan ekonomi.
Penyebab utama kenaikan tidak sepenuhnya dipicu oleh masalah ketersediaan minyak.
Minyak goreng sawit kemasan premium naik dari Rp21.866 menjadi Rp21.889 per liter.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkap penyebab utama kenaikan harga minyak goreng di sejumlah wilayah Indonesia.
Minyak goreng (kuning/curah) dijual Rp21.400 per kg atau naik Rp535.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) tengah mengupayakan penguatan distribusi minyak goreng rakyat atau Minyakita dengan meningkatkan peran BUMN Pangan. Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas harga di pasar tetap terjaga dan memperkecil ruang bagi spekulasi harga.
Rencana ini merupakan respons atas keterbatasan stok Minyakita di pasaran yang berdampak pada kenaikan harga dan memicu inflasi.
Bulog menjamin cadangan pangan pokok di tingkat nasional, terutama beras dan minyak goreng, aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat