Kumpulan Berita
Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian menelusuri pihak yang menggagas dan menyelenggarakan tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha, yang diduga digunakan sebagai sarana promosi minuman keras (miras) dalam gelaran musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam challenge hafalan Surat Ad-Dhuha untuk mendapatkan hadiah minuman keras (miras) gratis saat acara konser musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara
Polemik muncul di tengah penyelenggaraan The Sounds Project (TSP) 2026 setelah video aktivitas di salah satu booth sponsor minuman beralkohol viral di media sosial.
Kabid Humas Polda Metro, Kombes Budi Hermanto mengatakan, kasus ditangani Polsek Pademangan yang telah berkoordinasi dengan penyelenggara dan pemilik booth memeriksa EO dan MC acara.
Penyelenggara The Sounds Project menyampaikan permintaan maaf menyusul viralnya video tantangan hafalan Surat Ad-Dhuha yang disebut menawarkan hadiah berupa minuman beralkohol di salah satu booth sponsor dalam acara tersebut.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara terkait aksi promosi minuman beralkohol yang menggunakan hafalan Surat Ad-Dhuha sebagai bagian dari sebuah tantangan.
Sebuah video yang memperlihatkan tantangan menghafal surat Ad-Dhuha dengan hadiah satu botol minuman beralkohol tengah menjadi sorotan di media sosial.
Polisi masih mendalami kejadian tersebut.