Kumpulan Berita
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Selasa (8/9/2026). Operasi tersebut dilakukan untuk memicu turunnya hujan di tengah musim kemarau sekaligus membantu meluruhkan dampak abu vulkanik di Ibu Kota.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi lima bandar udara telah membuka kembali operasional penerbangan setelah pengujian paper test menunjukkan hasil negatif abu vulkanik.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan erupsi Gunung Anak Krakatau telah mengalami penurunan, meski dampak abu vulkanik masih mengganggu sejumlah penerbangan. Beberapa bandara di Jakarta, Tangerang, hingga Lampung terpaksa ditutup sementara akibat dampak sebaran abu vulkanik.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengoptimalkan dukungan analisis cuaca dan pemantauan dinamika atmosfer untuk menyukseskan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), dalam rangka penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kalimantan Selatan (Kalsel) belum dapat dilakukan. Pasalnya, belum terdapat pertumbuhan awan yang dapat menjadi target penyemaian.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Ibu Kota pada Rabu (19/8/2026) merupakan hasil Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mendukung penanganan darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel). Operasi berlangsung selama tujuh hari, mulai 4 hingga 10 Agustus 2026, menyusul meningkatnya jumlah titik panas di wilayah tersebut.
Bahkan, BMKG terus memantau pergerakan partikulat asap karhutla yang saat ini telah terdeteksi di Kalimantan Barat.