Kumpulan Berita
Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta pada Kamis (22/1/2026). Meski demikian, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut pemerintah provinsi telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan turunnya hujan.
BMKG bersama BPBD DKI Jakarta dan TNI AU menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya hingga 22 Januari 2026.
BNPB menjadwalkan operasi modifikasi cuaca diperpanjang hingga 24 Januari 2026 untuk mencegah cuaca ekstrem di Jakarta dan Jabar.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai upaya mitigasi dampak cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Ini merupakan langkah antisipatif menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi di wilayah DKI Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jawa Tengah, sebagai bagian dari penanganan darurat bencana banjir dan longsor yang melanda kawasan Muria Raya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap sebanyak sembilan pesawat dikerahkan untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan dan pemulihan pascabencana.
Upaya pengendalian cuaca menjadi faktor krusial dalam mendukung pekerjaan tim darat yang saat ini difokuskan pada perbaikan dan pemulihan infrastruktur.