Kumpulan Berita
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan 73,8% wilayah Indonesia atau 516 Zona Musim (ZOM) telah memasuki musim kemarau hingga awal Agustus 2026. Sejalan dengan kondisi tersebut, BMKG mengungkapkan curah hujan selama periode ini didominasi kategori rendah yang mencakup 80,77% wilayah, kategori menengah 18,08%, dan kategori tinggi hanya mencakup 1,15% wilayah Indonesia.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, sejak BMKG memprediksi kemarau yang bertepatan dengan El Nino pada Maret, berbagai langkah antisipasi telah dilakukan bersama kementerian dan lembaga terkait.
Kementerian PU menyiagakan dan mengoptimalkan bendungan, bendung, embung
Modifikasi cuaca dan pengisian waduk menjadi bagian dari strategi pemerintah mencegah kebakaran hutan dan lahan.
Pertamina Patra Niaga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau yang berpotensi menghambat distribusi bahan bakar minyak
Distribusi air bersih dilakukan dua kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa dan Jumat, dengan menjangkau enam titik pelayanan yang tersebar di empat RW.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebanyak 432 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 60,5% wilayah Indonesia, telah memasuki musim kemarau hingga Dasarian I Juli 2026. Angka tersebut meningkat 11,6% dibandingkan dasarian sebelumnya, seiring semakin dominannya kondisi atmosfer kering di berbagai wilayah.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan lebih dari 16 ribu warga di sejumlah wilayah Jawa Tengah terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD periode Senin (13/7) pukul 07.00 WIB hingga Selasa (14/7), krisis air bersih masih terjadi di Kabupaten Klaten, Banyumas, dan Pemalang.