Kumpulan Berita

Ojol.


Hot Issue
7 May 2026 10:15 WIB

Ojol Kini Bisa Pakai Motor Listrik Rp55 Ribu per Hari, Ini Caranya

Peralihan mitra ojek online (ojol) ke motor listrik saat ini semakin mudah seiring hadirnya skema pembiayaan baru yang menawarkan cicilan harian.

Market Update
5 May 2026

Rosan Akui Danantara Beli Saham GOTO, Ini Penjelasan Manajemen

GOTO memberikan penjelasan mengenai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang telah membeli saham GOTO.

Market Update
4 May 2026

Danantara Beli Saham Ojol demi Turunkan Potongan Jadi 8 Persen, Ini Penjelasannya

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara buka suara soal pembelian sebagian saham aplikasi ojek online (ojol) yang dilontarkan oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Hot Issue
3 May 2026

Batas Potongan Platform Ojol 8 Persen Dinilai Ganggu Keberlanjutan Ekosistem Digital 

Asosiasi Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital Indonesia (Modantara) menilai rencana pembatasan bagi hasil antara mitra dengan platform aplikator menjadi maksimum 8% yaitu kebijakan yang terlalu drastis dan dipaksakan.

Hot Issue
2 May 2026

Prabowo Pangkas Potongan Aplikator Jadi 8 Persen, Asosiasi Ojol: Ini Pengakuan Negara 

Keputusan Presiden Prabowo Subianto terkait potongan komisi pendapatan ojek online (ojol) hanya 8 persen oleh aplikator dinilai sebagai kemenangan atas perjuangan ojol.

Hot Issue
2 May 2026

Prabowo Umumkan Kebijakan Perlindungan Pekerja saat May Day 2026, dari BSU hingga Perpres Ojol

Prabowo Subianto telah mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan May Day 2026. Dari BSU hingga Pepres ojol

Hot Issue
2 May 2026

6 Fakta Potongan Ojol Dipangkas Jadi 8 Persen, Pengemudi Lebih Diuntungkan

Mewajibkan perlindungan sosial bagi pengemudi serta mendorong perubahan skema industri seiring keterlibatan pemerintah melalui Danantara.

Hot Issue
2 May 2026

Sikap Gojek dan Grab Usai Prabowo Pangkas Potongan Ojol Jadi 8 Persen

Gojek dan Grab buka suara usai Presiden Prabowo Subianto memangkas potongan aplikator ojek online (ojol) terhadap driver menjadi 8 persen, dari sebelumnya 20 persen.