Kumpulan Berita
Pemangkasan komisi ojek online (ojol) dari 20% menjadi 8% untuk aplikator dan untuk driver dari 80% menjadi 92% dinilai akan berdampak pada pendapatan.
Selain aksi guru honorer, puluhan pengemudi ojek online (ojol) juga menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Rabu (20/5/2026) siang. Aksi mereka sempat memanas setelah massa mencoba menutup Jalan Arteri Gatot Subroto.
Dengan aturan ini, perusahaan akan menerima potongan komisi sebesar 8%, dibandingkan sebelumnya sebesar 20%.
Peralihan mitra ojek online (ojol) ke motor listrik saat ini semakin mudah seiring hadirnya skema pembiayaan baru yang menawarkan cicilan harian.
GOTO memberikan penjelasan mengenai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang telah membeli saham GOTO.
Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara buka suara soal pembelian sebagian saham aplikasi ojek online (ojol) yang dilontarkan oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Asosiasi Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital Indonesia (Modantara) menilai rencana pembatasan bagi hasil antara mitra dengan platform aplikator menjadi maksimum 8% yaitu kebijakan yang terlalu drastis dan dipaksakan.
Keputusan Presiden Prabowo Subianto terkait potongan komisi pendapatan ojek online (ojol) hanya 8 persen oleh aplikator dinilai sebagai kemenangan atas perjuangan ojol.