Kumpulan Berita
OJK memastikan kerugian akibat pembobolan Rekening Dana Nasabah (RDN) ditanggung perusahaan efek. Regulator perketat keamanan sistem dan manajemen risiko untuk lindungi investor dan jaga kepercayaan pasar modal.
IHSG menguat 1,72% pekan ini. NTBK pimpin top gainers melonjak 146,67%, sementara FILM jadi top losers anjlok 30%. Kapitalisasi pasar naik 3,19?ngan nilai transaksi harian Rp28,15 triliun.
IHSG mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah, menyentuh level 8.257,859 pada Oktober 2025. Kinerja BEI positif dengan kenaikan kapitalisasi pasar dan nilai transaksi harian. Meski demikian, investor asing masih mencatatkan jual bersih sepanjang tahun berjalan.
OJK memperketat pengawasan keamanan siber di perusahaan sekuritas setelah investigasi serangan siber. Langkah ini meliputi perbaikan manajemen risiko, deteksi fraud, dan koordinasi dengan SRO untuk melindungi aset nasabah. SEB diterbitkan untuk memperkuat sistem pengamanan digital.
IHSG sesi I terkoreksi ke level 8.229,73. Meski sempat mendekati rekor, indeks terpantau di zona merah. Sektor keuangan dan teknologi jadi pemberat, sementara energi dan infrastruktur menguat. Bagaimana investor harus bersikap?
Ketua Kadin, Anindya Bakrie, mengajak dunia usaha untuk memanfaatkan likuiditas pasar guna menarik investasi, memperkuat daya beli, dan mempercepat perputaran ekonomi. Kadin juga mendorong pendalaman pasar modal untuk akses pembiayaan yang lebih luas.
Menkeu Purbaya optimistis IHSG akan terus menguat dalam 10 tahun ke depan seiring dengan perbaikan ekonomi nasional. Penguatan bursa saham mencerminkan ekspektasi positif terhadap keberlanjutan ekonomi Indonesia. OJK juga menekankan pentingnya menjaga momentum penguatan IHSG.
IHSG menguat 0,42% ke level 8.199,96 pada penutupan sesi I, Kamis (9/10/2025). Didukung sektor energi, konsumer, infrastruktur, dan bahan baku. Transaksi capai Rp15,8 triliun.