Kumpulan Berita
Savic juga menegaskan kalau pertemuan mereka tidak mewakili kepentingan organsiasi.
(MUI) melalui Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Sudarnoto meminta kelima pemuda tersebut meminta maaf.
Pertemuan lima Nahdliyin dengan Presiden Israel itu bertentangan dengan misi organisasi dalam mendukung kemerdekaan Palestina.
PBNU juga berencana memanggil secara resmi kelima Nihdliyin untuk melakukan klarifikasi.
Lima tokoh NU bertemu Presiden Israel menuai kecamanan dari sejumlah pihak.
Kelima Nahdliyin tersebut yakni, Gus Syukron Makmun, Zainul Maarif, Munawar Aziz, Nurul Bahrul Ulum, dan Izza Annafisah Dania.
Indonesia menjadi negara pertama yang akan dikunjungi oleh Paus Fransiskus dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Kunjungan 5 tokoh intelektual NU ini ke Israel menuai kecaman.