Kumpulan Berita
Kalangan Nahdliyin di wilayah Cirebon dan sekitarnya menginginkan muktamar organisasi Islam terbesar di Indonesia itu digelar di tanah para ulama dan pesantren tua.
Iduladha 10 Zulhijah 1447 H akan jatuh pada Rabu 27 Mei 2026.
Pengasuh Pesantren Sidogiri, Pasuruan itu menambahkan, Ra Azaim menginginkan adanya persatuan kader di internal NU. Pasalnya, langkah ini untuk kebaikan umat.
Sehingga kata dia, pelaksanaan muktamar dan mekanisme pemilihan pimpinan NU dilakukan dengan proses yang baik dan benar-benar dipercaya.
Kehadiran Gibran menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa ulama sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan kalangan pesantren, sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.
Forum Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia desak Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) segera menggelar muktamar. Paling lambat muktamar mesti dilaksanakan awal Agustus 2026.
Kiai Muhammad Wildan Salman alias Guru Wildan merupakan keturunan dari Syeikh M. Arsyad Al-Banjari (Datuk Kelampayan), Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan.
Nahdlatul Ulama (NU) didorong agar bisa mandiri, tanpa ketergantungan dengan pihak eksternal. Harapan ini agar dapat dibawa saat Muktamar ke-35 NU serta untuk melahirkan pemimpin yang lebih baik.