Kumpulan Berita
Sejumlah peserta terlibat aksi saling dorong, dipicu kesalahpahaman akibat ketok palu pimpinan sidang yang langsung memutuskan Muktamar, pada Agustus.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mendorong ekosistem inovasi digital di kalangan santri dan kader Nahdlatul Ulama (NU).
Menurutnya, tantangan tersebut tidak hanya terkait kasus-kasus kekerasan yang muncul ke publik, tetapi juga perubahan lingkungan sosial dan komunikasi yang berlangsung sangat cepat.
Dalam kesempatan itu, Gus Fahim juga menilai kemunculan Gus Hery sebagai calon baru dalam kontestasi PBNU merupakan angin segar yang dibutuhkan organisasi.
Oleh karena itu, santri harus bisa menguasai teknologi digital termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Menurutnya, pengelolaan tambang harus dipandang sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah Allah berupa kekayaan alam yang dimiliki Indonesia.
Menurutnya, kebijakan-kebijakan tersebut secara objektif memang menyentuh kepentingan ekonomi yang sangat besar.
Selama forum, beberapa PCNU menanggapi dan menyampaikan catatan terhadap dinamika organisasi, terutama PBNU selama ini.