Kumpulan Berita
Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang masa penempatan dana tunai atau Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp200 triliun di perbankan domestik selama enam bulan ke depan. Langkah ini diambil seiring dengan akan berakhirnya masa jatuh tempo penempatan dana tersebut pada Maret 2026 mendatang.
Industri perbankan nasional masih memiliki ruang yang solid untuk menopang pertumbuhan kredit ke depan dengan kondisi likuiditas dan permodalan yang kuat dan memadai.
Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa pertumbuhan kredit pada Januari 2026 menunjukkan tren penguatan dibandingkan akhir tahun sebelumnya, yang menjadi modal penting bagi akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan penyaluran kredit Rp1.895,0 triliun per 31 Desember 2025, meningkat 13,4 persen YoY.
Sektor konstruksi juga tercatat menyumbang pertumbuhan hingga 11,69%, mencerminkan kuatnya aktivitas investasi dan pembangunan.
Pertumbuhan tersebut berada dalam kisaran prakiraan BI sebesar 8??"11% (year on year/yoy).
Lanskap perdagangan internasional kini tengah menghadapi perubahan besar yang menuntut adaptasi cepat dari para pelaku usaha dan sektor perbankan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penyaluran kredit pada November 2025 tumbuh sebesar 7,74 persen secara tahunan (year-on-year)