Kumpulan Berita
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah menambah anggaran riset nasional hingga Rp4 triliun sebagai upaya memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto menghadiri pembukaan dan penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 yang diikuti sekitar 2.600 rektor, dekan, dosen, dan guru besar dari perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) di seluruh Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto berjanji akan menindaklanjuti usulan penambahan alokasi beasiswa doktor bagi dosen di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS).
Prabowo mengatakan, kemajuan teknologi juga bisa berdampak positif dan negatif. Namun, bagi pihak yang memanfaatkan teknologi ke arah positif, dia menyampaikan terima kasih.
Prabowo juga mengungkapkan, bahwa teknologi bisa berdampak positif bagi manusia, seperti halnya nuklir. Di satu sisi, katanya, nuklir pun bisa menghabiskan peradaban manusia.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan akan menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan para akademisi dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman, menegaskan, pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut adanya pihak-pihak yang membiayai aksi demonstrasi tidak sembarangan. Presiden memiliki sumber informasi yang dapat dipercaya.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah telah menutup sekitar 240 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terus mengalami kerugian. Langkah ini menghemat anggaran negara hingga triliunan rupiah.