Kumpulan Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons fenomena fluktuasi nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level psikologis Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Di tengah tekanan global akibat eskalasi konflik antara Israel-AS dengan Iran, Purbaya menegaskan bahwa kondisi nilai tukar domestik masih dalam batas yang terkendali.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan belum akan merevisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi defisit APBN hingga 28 Februari 2026 tercatat sebesar Rp135,7 triliun atau setara dengan 0,53 persen.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan belum akan mengubah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menyusul masih berfluktuasinya harga minyak dunia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik setidaknya 1.585 pejabat baru dan mengakui integritas Kementerian Keuangan yang dipertanyakan publik. Hal ini tak lepas dari sejumlah kasus yang menjerat aparat di Direktorat Jenderal Pajak maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Penegasan ini menyusul lonjakan harga minyak mentah global akibat ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa lonjakan harga minyak mentah dunia yang kini telah menyentuh level USD113,68 per barel belum memberikan dampak negatif terhadap aktivitas ekonomi di dalam negeri. Hal ini disampaikannya usai meninjau langsung kondisi perdagangan di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (9/3/2026).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons tenang kondisi pasar keuangan domestik setelah nilai tukar rupiah menembus level psikologis Rp17.000 per dolar AS dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam. Purbaya menepis kekhawatiran sejumlah pihak yang menyamakan kondisi saat ini dengan tanda-tanda krisis moneter tahun 1998.