Kumpulan Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan kepastian hukum mengenai masa depan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi maraknya fenomena penurunan daya beli masyarakat di sejumlah warung tegal (warteg), di mana konsumen dilaporkan mulai memangkas porsi pembelian lauk-pauk berharga mahal.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan klarifikasi tegas mengenai desas-desus yang menyebut dirinya bakal meletakkan jabatan sebagai Bendahara Negara. Purbaya memastikan kabar burung tersebut adalah informasi palsu (hoax) yang tidak memiliki dasar kebenaran sama sekali.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan terobosan baru dalam memperketat pengawasan di sektor Industri Hasil Tembakau (IHT). Pemerintah bakal menempatkan perangkat teknologi canggih di setiap perusahaan rokok guna menghitung volume produksi secara riil dan mengintegrasikannya langsung dengan basis data pusat korporasi fiskal.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan rencana untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke lapangan guna mengurai sumbatan logistik yang terjadi di pelabuhan. Langkah tegas ini diambil di tengah laju pertumbuhan ekonomi nasional yang sebenarnya sudah bergerak cepat, namun masih terganjal oleh masalah operasional di pelabuhan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan soal realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Mei 2026 per 31 Mei 2026 mencatatkan defisit sebesar Rp180,4 triliun atau setara dengan 0,70 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemerintah telah menggelontorkan anggaran Rp8 triliun untuk melakukan stabilisasi di pasar obligasi negara.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan mengenai dampak melesatnya nilai tukar rupiah yang kini telah melewati ambang psikologis Rp18.000 per dolar AS terhadap beban pembayaran utang luar negeri pemerintah.