Kumpulan Berita
Situasi ini merupakan external shock (guncangan eksternal) yang semakin membebani struktur ongkos produksi
Bank Indonesia (BI) memberikan respons terkait meningkatnya tekanan terhadap nilai tukar Rupiah yang menembus Rp17.500 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 115 poin atau sekitar 0,66 persen ke level Rp17.529 per dolar AS pada akhir perdagangan Selasa (12/5/2026).
Pemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar keuangan China.
Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah pada posisi Rp17.401 per dolar AS di awal perdagangan Selasa (5/5/2026).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 20 poin atau sekitar 0,12 persen ke level Rp17.346 per dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (30/4/2026).
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi memproyeksikan adanya fluktuasi tajam pada pasar keuangan global dalam satu pekan ke depan. Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan masih berlanjut, sementara pergerakan harga komoditas akan sangat bergantung pada eskalasi geopolitik di Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (9/4/2026), turun 78 poin atau sekitar 0,46 persen ke level Rp17.090 per dolar AS.