Kumpulan Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons fenomena fluktuasi nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level psikologis Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Di tengah tekanan global akibat eskalasi konflik antara Israel-AS dengan Iran, Purbaya menegaskan bahwa kondisi nilai tukar domestik masih dalam batas yang terkendali.
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah ke level Rp17.019 per dolar AS, atau terkoreksi 0,56 persen pada perdagangan pada Senin 9 Maret 2026 kemarin. Rupiah melemah jika dibandingkan penutupan Jumat pekan lalu yang berada di posisi Rp16.925 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup turun 24 poin atau sekitar 0,15 persen ke level Rp16.949 per dolar AS pada akhir perdagangan Senin (9/3/2026).
Bank Indonesia (BI) menyatakan kesiapannya untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah menyusul meningkatnya sentimen risk-off di pasar keuangan global. Kondisi ini dipicu oleh eskalasi ketegangan militer di Timur Tengah yang mendorong investor beralih ke aset aman (safe haven).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup turun 27 poin atau sekitar 0,16 persen ke level Rp16.829 per dolar AS pada akhir perdagangan Selasa (24/2/2026).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (19/2/2026), turun 10 poin atau sekitar 0,06 persen ke level Rp16.894 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup turun 65 poin atau sekitar 0,39 persen ke level Rp16.842 per dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (5/2/2026).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup turun 12 poin atau sekitar 0,07 persen ke level Rp16.798 per dolar AS pada akhir perdagangan Senin (2/2/2026).