Kumpulan Berita
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup 52 poin atau sekitar 0,29 persen ke level Rp17.653 per dolar AS pada akhir perdagangan Rabu (20/5/2026).
Presiden Prabowo Subianto mencanangkan mata uang Garuda bergerak di level Rp16.800 hingga Rp17.500 per Dolar Amerika Serikat (AS) pada dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun Anggaran 2027. Seluruh asumsi yang tertuang dalam dokumen KEM-PPKF ini nantinya akan beroperasi sebagai cetak biru resmi dalam penyusunan RAPBN 2027.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 38 poin atau sekitar 0,22 persen ke level Rp17.706 per dolar AS pada akhir perdagangan Selasa (19/5/2026).
Intip kisah Presiden ke-3 Indonesia BJ Habibie yang membuat nilai tukar Rupiah kembali menguat dari level Rp17.000 menjadi Rp6.500 per dolar AS.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan tekanan terhadap nilai tukar Rupiah akibat gejolak pasar global akan mulai melandai pada pertengahan pekan ini. Optimisme tersebut didorong oleh mulai berjalannya strategi intervensi pemerintah di pasar surat utang serta masuknya kembali aliran modal asing.
Komisi XI DPR RI meminta Bank Indonesia (BI) mengambil langkah serius untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mendesak agar Rupiah kembali ke level Rp16.500 per dolar AS sesuai asumsi makro dalam APBN 2026.
Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih hingga Gubernur Bank Indonesia ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (18/5/2026). Bahas melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar?
Bank Indonesia (BI) mengaku optimistis nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS akan kembali stabil memasuki bulan Juli 2026 mendatang. Hal ini seperti diungkap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso.