Kumpulan Berita
Mata uang Rupiah diprediksi akan menghadapi tekanan pada pekan depan, dengan potensi pelemahan Rp17.100 per USD.
Mata uang rupiah kembali menunjukkan tren pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (15/1/2026).
Rosan Roeslani menilai depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) tidak menjadi hambatan bagi masuknya investasi ke RI
Bank Indonesia (BI) mengungkap penyebab nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS kian melemah dekati Rp16.900 per USD.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah turun 36 poin atau sekitar 0,21 persen ke level Rp16.855 per dolar AS pada akhir perdagangan Senin (12/1/2026).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (6/1/2026), turun 18 poin atau sekitar 0,11 persen ke level Rp16.758 per dolar AS.
Rupiah turun 38 poin atau sekitar 0,23 persen ke level Rp16.725 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan awal pekan pada Senin (29/12/2025) dengan tren negatif. Mata uang Garuda terpantau kehilangan kekuatannya di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) seiring dengan rilis data ekonomi Negeri Paman Sam yang menunjukkan hasil di atas ekspektasi pasar.