Kumpulan Berita
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup turun 33 poin atau sekitar 0,20 persen ke level Rp16.755 per dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (29/1/2026).
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami tren pelemahan, meski sudah menguat dalam dua hari terakhir.
Rupiah dinilai masih rawan karena berada sangat dekat dengan batas psikologis kritis Rp17.000 per dolar AS.
BI memasifkan kebijakan penggunaan mata uang asing selain dolar Amerika Serikat (USD). Kebijakan ini sebagai alternatif menstabilkan nilai Rupiah terhadap dolar.
Mensesneg Prasetyo Hadi menekankan bahwa strategi utama pemerintah untuk menjaga dan memperkuat nilai tukar Rupiah adalah dengan memastikan fundamental ekonomi nasional tetap kuat.
Purbaya Yudhi Sadewa menepis kekhawatiran pasar yang mengaitkan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS dengan isu pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI.
Bank Indonesia memastikan cadangan devisa negara masih cukup untuk menstabilkan nilai tukar ke depan.
Depresiasi mata uang Garuda masih wajar secara persentase dan belum berdampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi nasional.