Kumpulan Berita
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 10 saham dengan penguatan tertinggi sepanjang perdagangan pekan ini periode 22??"26 September 2025.
IHSG berbalik arah dan melemah pada sesi I ke 8.022,40 setelah sempat mencetak rekor baru. Profit taking investor menjadi penyebab koreksi ini. Sektor keuangan dan kesehatan menjadi pemberat indeks.
IHSG dibuka menguat di awal perdagangan pekan ini, naik 0,39% ke level 8.082,26. Sektor energi dan konsumer non-siklikal memimpin penguatan, sementara beberapa saham seperti XILV, LPLI, dan FISH menjadi top gainers.
IHSG diproyeksikan bergerak sideways pada awal pekan dengan rentang 7.970-8.070. Investor menantikan kebijakan moneter China dan data ekonomi AS. Cermati saham SRTG, RATU, BKSL, ADRO, dan TOWR.
BEI mencatat 10 saham dengan penurunan terbesar pada 15-19 September 2025, dipimpin oleh MSIG Life yang anjlok 21,11%. Meskipun IHSG mencetak rekor, saham-saham ini justru mengalami tekanan jual signifikan.
IHSG mencetak rekor tertinggi di level 8.051,118 pada pekan ini, didorong oleh optimisme investor dan dukungan kebijakan pemerintah. Kapitalisasi pasar juga mencatat rekor baru. Nilai transaksi harian BEI melonjak signifikan.
IHSG ditutup melemah ke level 8.008 dengan nilai transaksi mencapai Rp21,7 triliun. Beberapa sektor menguat, namun sektor keuangan dan properti mengalami penurunan. Saham GTRA, BUVA, dan FISH menjadi top gainers, sementara OKAS, AKPI, dan ITMA menjadi top losers.
IHSG sesi I menguat ke level 8.046, didorong oleh sektor energi, non-siklikal, siklikal, infrastruktur, bahan baku, transportasi, teknologi, dan kesehatan. Sektor keuangan, properti, dan industri mengalami penurunan.