Kumpulan Berita
IHSG ditutup melemah ke level 7.867 akibat aksi jual. Sektor bahan baku menjadi beban utama, sementara konsumer siklikal dan transportasi menopang. Transaksi capai Rp14,05 triliun. Cek saham-saham yang jadi top gainers dan losers hari ini.
Analis MNC Sekuritas memperkirakan posisi IHSG masih rawan terkoreksi kembali
IHSG ditutup menguat signifikan ke level 7.885 pada perdagangan Rabu (3/9/2025). Mayoritas sektor menguat, dipimpin energi dan industri. Transaksi mencapai Rp18,2 triliun dengan 420 saham menguat.
MNC Sekuritas memprediksi IHSG rawan terkoreksi hari ini. Simak analisis teknikal dan empat rekomendasi saham (AADI, BUKA, BUMI, MAPA) untuk trading, lengkap dengan level support, resistance, target price, dan stoploss.
IHSG ditutup menguat ke level 7.801 pada 2 September 2025. Sektor transportasi, properti, teknologi, dan industri menjadi penopang utama. Transaksi mencapai Rp16,21 triliun. Saham RMKO, MKTR, dan TAYS jadi top gainers.
IHSG melesat ke level 7.826 pada sesi I perdagangan hari ini, dengan 613 saham menguat. Transaksi mencapai Rp8,5 triliun. Sektor energi dan bahan baku memimpin penguatan. Investor optimis dengan tren positif ini. (175 karakter)
IHSG perlahan bangkit di sesi I ke level 7.770 setelah sempat tertekan. Aksi beli saham big cap menjadi pendorong utama. Sektor kesehatan dan industri jadi penopang indeks, sementara keuangan dan transportasi jadi pemberat.
IHSG mengalami penurunan signifikan di awal September 2025, anjlok 2,69% ke level 7.620. Pelemahan ini dipicu oleh koreksi di hampir semua sektor. Simak analisis mendalam dan dampaknya bagi investor.