Kumpulan Berita
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pengelolaan sampah organik melalui metode biopori jumbo oleh warga RW 014 Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Minggu (7/6/2026). Ia mengapresiasi inisiatif warga dalam pengelolaan sampah.
Ia juga meminta pasar-pasar di bawah pengelolaan Pasar Jaya mulai melakukan pemilahan sampah secara mandiri. S
Ia menekankan, progam pilah sampah ini harus dijalankan secara berkelanjutan oleh warga.
Pramono Anung mewajibkan seluruh pasar di Ibu Kota untuk memilih sampah sebelum dikirim ke tempat pembuangan akhir.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang hanya menerima sampah residu, seperti popok sekali pakai, pembalut, dan tisu kotor.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan gerakan pemilihan sampah akan dimulai 10 Mei 2026.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa gerakan pemilihan dan pengelolaan sampah dari sumber akan berlaku mulai 10 Mei 2026. Gerakan ini merupakan tindaklanjuti atas kebijakan baru yang mana TPST Bantargebang, Kota Bekasi hanya menerima sampah residu mulai 1 Agustus 2026.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa penyalahgunaan lahan serta kebiasaan membuang sampah sembarangan menjadi faktor utama penyebab banjir di wilayah perkotaan, khususnya Jabodetabek.