Kumpulan Berita

sampah.


Megapolitan
7 June 2026

Warga Pondok Kelapa Olah Sampah Organik dengan Biopori, Pramono: Semoga Daerah Lain Iri

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pengelolaan sampah organik melalui metode biopori jumbo oleh warga RW 014 Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Minggu (7/6/2026). Ia mengapresiasi inisiatif warga dalam pengelolaan sampah.

Megapolitan
13 May 2026

Pramono Sebut Program Pilah Sampah Dievaluasi Tiap 2 Pekan

Ia juga meminta pasar-pasar di bawah pengelolaan Pasar Jaya mulai melakukan pemilahan sampah secara mandiri. S

Megapolitan
12 May 2026

Gerakan Pilah Sampah, Pramono Siapkan Sarana-Prasarana di Permukiman

Ia menekankan, progam pilah sampah ini harus dijalankan secara berkelanjutan oleh warga.

Megapolitan
11 May 2026

Pramono Ungkap 153 Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari, Wajibkan Pemilihan

Pramono Anung mewajibkan seluruh pasar di Ibu Kota untuk memilih sampah sebelum dikirim ke tempat pembuangan akhir.

Megapolitan
10 May 2026

Volume TPST Bantargebang 55 Ton, Pramono Galakkan Gerakan Pemilihan Sampah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang hanya menerima sampah residu, seperti popok sekali pakai, pembalut, dan tisu kotor.

Megapolitan
9 May 2026

Gerakan Pemilihan Sampah Dimulai 10 Mei, Pramono: Saya Tak Mau Setengah-Setengah!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan gerakan pemilihan sampah akan dimulai 10 Mei 2026.

Megapolitan
8 May 2026

Pramono: Sampah Organik Dominasi Jakarta, Pemilahan Dimulai pada 10 Mei

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa gerakan pemilihan dan pengelolaan sampah dari sumber akan berlaku mulai 10 Mei 2026. Gerakan ini merupakan tindaklanjuti atas kebijakan baru yang mana TPST Bantargebang, Kota Bekasi hanya menerima sampah residu mulai 1 Agustus 2026.

Hot Issue
7 May 2026

AHY Sebut Penyalahgunaan Lahan hingga Sampah Jadi Pemicu Utama Banjir

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa penyalahgunaan lahan serta kebiasaan membuang sampah sembarangan menjadi faktor utama penyebab banjir di wilayah perkotaan, khususnya Jabodetabek.