Kumpulan Berita
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto dalam upacara penganugerahan di Istana Negara, Jakarta, bertepatan dengan Hari Pahlawan.
Politikus Partai Golkar ini mengatakan, Orde Baru memberi harapan baru stabilitas politik, ekonomi tumbuh, pembangunan mengalami percepatan dan ketahanan pangan untuk kesejahteraan rakyat.
Sejumlah akun dalam cuitannya mengatakan bahwa, Soeharto jadi Pahlawan nasional karena jasanya saat menjadi Presiden.
Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, membeberkan alasan penetapan Presiden ke-2 RI, Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional Tahun 2025.
Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menilai seluruh pihak harus menerima pengukuhan Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai pahlawan nasional. Menurutnya, meski Soeharto memiliki kekurangan, ia juga memberikan banyak kontribusi besar bagi bangsa Indonesia.
Tutut mengaku tidak mempermasalahkan adanya pihak yang menolak keputusan pemerintah menetapkan almarhum ayahnya sebagai Pahlawan Nasional.
Momen pelukan hangat anak-anak Presiden ke-2 Soeharto terjadi usai ayah mereka mendapatkan gelar Pahlawan Nasional.
Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (10/11/2025). Diantaranya termasuk Presiden ke-2 Soeharto dan ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.