Kumpulan Berita
Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) mendukung usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional untuk Presiden ke-2 RI Soeharto.
Pemerintah akan memberikan penghormatan kepada sejumlah tokoh bangsa melalui gelar Pahlawan Nasional.
Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) buka suara mengenai usulan gelar pahlawan nasional, untuk Presiden ke-2 RI Soeharto dan Presiden ke-4 Abdurahman Wahid (Gus Dur). Jokowi menilai kedua tokoh ini memiliki peran dan jasa terhadap negara.
Mantan Jaksa Agung Marzuki Darusman menyatakan penolakannya terhadap rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto.
Wacana pemberian gelar Pahlawan Nasional untuk mendiang Presiden ke-2 RI, Soeharto, menuai kecaman dan penolakan dari berbagai kalangan.
Bahlil menyampaikan pihaknya mendukung penuh penobatan Soeharto sebagai pahlawan nasional.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf buka suara terkait adanya kelompok masyarakat yang menolak Presiden ke-2 RI Soeharto, mendapatkan gelar pahlawan nasional. Ia menegaskan, kelompok penolak ini sudah pernah diajak berdiskusi.
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengenang masa kelam saat keluarganya berjuang agar sang ayah, Presiden pertama RI Soekarno, dapat dimakamkan secara layak setelah wafat pada 1970.