Kumpulan Berita
Bank Mandiri menerima dana Rp55 triliun dari pemerintah dan akan menggunakannya untuk meningkatkan penyaluran kredit ke sektor-sektor prioritas, termasuk UMKM dan sektor produktif. Langkah ini sejalan dengan peran Bank Mandiri sebagai agen pembangunan.
Bank Mandiri mencatatkan pertumbuhan kredit konsolidasi sebesar 11% yoy, mencapai Rp1.701 triliun pada Semester I 2025, melampaui rata-rata industri perbankan. Fokus pada sektor strategis dan UMKM, BMRI tetap menjaga kualitas aset dan profitabilitas.
Kadin menekankan pentingnya perhatian pemerintah pada pengusaha menengah agar bisa naik kelas, mendapat pendanaan, mengembangkan industri, dan menyerap tenaga kerja. Insentif UMKM sudah ada, perlu diperluas ke pengusaha menengah.
Bank Mandiri meraih laba bersih konsolidasi Rp24,5 triliun di semester I 2025, meski turun YoY. Kredit tumbuh 11% melampaui industri. Aset naik 11,4%. UMKM tumbuh signifikan. NPL terjaga rendah. DPK naik, didorong dana murah.
Kebijakan Paket Ekonomi 2025 dinilai strategis dan berpihak pada petani serta ketahanan pangan nasional. Program bantuan pangan, replanting, insentif PPh UMKM, dan Koperasi Merah Putih diharapkan memperkuat ekonomi petani dan stabilitas pasokan pangan.
KUR Perumahan Rp130 triliun berpotensi serap 9 juta pekerja. Kadin soroti tantangan bunga tinggi dan kurangnya sosialisasi. Dukungan pembiayaan dan literasi keuangan dibutuhkan untuk sukseskan program ini.
BRI terus memperkuat peran strategisnya dalam memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)
BRI Creator Fest 2025 hadir sebagai wadah partisipatif bagi masyarakat Indonesia untuk menuangkan ide kreatif tentang peran BRI. Kompetisi ini menawarkan hadiah ratusan juta rupiah dan eksposur luas melalui kanal resmi BRI. Pendaftaran dibuka 15 September - 30 November 2025.