Kumpulan Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempunyai strategi untuk membayar utang pemerintah yang kini menembus lebih dari Rp10.000 triliun.
Posisi utang pemerintah dinilai jauh lebih besar daripada angka resmi yang selama ini dipublikasikan. Data terkini per 31 Maret 2026 Rp9.920,45 triliun.
Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia yang naik menjadi USD444,4 miliar atau setara Rp8.031,6 triliun
Meningkatnya utang luar negeri (ULN) Indonesia menjadi sorotan seiring dengan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap kesinambungan fiskal nasional.
Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai USD439,8 miliar atau setara Rp7.784,4 triliun pada April 2026.
Pemerintah telah merealisasikan penarikan utang baru senilai Rp386 triliun sepanjang lima bulan pertama tahun ini, atau hingga akhir Mei 2026.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penarikan utang baru untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN 2026
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatatkan posisi utang pemerintah Indonesia hampir Rp10.000 triliun, tepatnya mencapai Rp9.920,42 triliun per akhir Maret 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar Rp282,52 triliun dibandingkan posisi pada Desember 2025 yang tercatat senilai Rp9.637,9 triliun.