Kumpulan Berita

Utang RI.


Hot Issue
19 July 2026

Utang Pemerintah Jauh Lebih Besar dari Rp9.920 Triliun, Ternyata Segini Jumlahnya

Posisi utang pemerintah dinilai jauh lebih besar daripada angka resmi yang selama ini dipublikasikan. Data terkini per 31 Maret 2026 Rp9.920,45 triliun.

Hot Issue
16 July 2026

Utang Luar Negeri RI Rp8.000 Triliun, Purbaya: Di Dalam Negeri Udah Ribut

Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia yang naik menjadi USD444,4 miliar atau setara Rp8.031,6 triliun

Hot Issue
15 July 2026

Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak! Kini Tembus Rp8.031,6 Triliun

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia naik menjadi USD444,4 miliar atau setara Rp8.031,6 triliun (kurs Rp18.073 per dolar AS) di Mei 2026.

Hot Issue
15 June 2026

Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Jadi Rp7.784,4 Triliun di April 2026

Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai USD439,8 miliar atau setara Rp7.784,4 triliun pada April 2026.

Hot Issue
6 June 2026

RI Tarik Utang Baru Tembus Rp386 Triliun pada Mei 2026

Pemerintah telah merealisasikan penarikan utang baru senilai Rp386 triliun sepanjang lima bulan pertama tahun ini, atau hingga akhir Mei 2026.

Hot Issue
5 June 2026

Purbaya Tarik Utang Baru Tembus Rp386 Triliun di Mei 2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan bahwa pemerintah telah merealisasikan penarikan utang baru senilai Rp386 triliun sepanjang lima bulan pertama tahun ini, atau hingga akhir Mei 2026.

Hot Issue
16 May 2026

5 Fakta Utang RI Hampir Rp10.000 Triliun 

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatatkan posisi utang pemerintah Indonesia hampir Rp10.000 triliun, tepatnya mencapai Rp9.920,42 triliun per akhir Maret 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar Rp282,52 triliun dibandingkan posisi pada Desember 2025 yang tercatat senilai Rp9.637,9 triliun.

Hot Issue
13 May 2026

Tak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah Hampir Rp10.000 Triliun dengan MBG, Ini Penjelasannya

Pengamat ekonomi menilai anggapan yang mengaitkan kenaikan utang negara yang hampir Rp10.000 triliun dengan program MBG merupakan cara berpikir fiskal yang terlalu dangkal