Kumpulan Berita
Pengamat ekonomi menilai anggapan yang mengaitkan kenaikan utang negara yang hampir Rp10.000 triliun dengan program MBG merupakan cara berpikir fiskal yang terlalu dangkal
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatatkan posisi utang pemerintah Indonesia hampir Rp10.000 triliun, tepatnya mencapai Rp9.920,42 triliun per akhir Maret 2026.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pimpinan International Monetary Fund (IMF) menyodorkan pinjaman kepada pemerintah Indonesia. Tawaran utang ini disebut sebagai bantalan fiskal bagi RI guna bertahan di tengah ketidakpastian global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pimpinan International Monetary Fund (IMF) menyodorkan pinjaman kepada pemerintah Indonesia. Tawaran utang ini disebut sebagai bantalan fiskal bagi RI guna bertahan di tengah ketidakpastian global.
Utang luar negeri (ULN) Indonesia naik lagi menjadi USD437,9 miliar atau setara Rp7.499 triliun (kurs Rp17.125 per USD) pada Februari 2026.
Posisi ULN Indonesia tercatat sebesar USD434,7 miliar, atau secara tahunan tumbuh 1,7 persen (year-on-year/yoy).
Angka ini setara 22,3 persen dari total target pembiayaan utang dalam APBN 2026 yang dipatok sebesar Rp832,2 triliun.
Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara mengenai langkah lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings yang memangkas outlook (prospek) peringkat utang Indonesia menjadi negatif.