Kumpulan Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pimpinan International Monetary Fund (IMF) menyodorkan pinjaman kepada pemerintah Indonesia. Tawaran utang ini disebut sebagai bantalan fiskal bagi RI guna bertahan di tengah ketidakpastian global.
Utang luar negeri (ULN) Indonesia naik lagi menjadi USD437,9 miliar atau setara Rp7.499 triliun (kurs Rp17.125 per USD) pada Februari 2026.
Posisi ULN Indonesia tercatat sebesar USD434,7 miliar, atau secara tahunan tumbuh 1,7 persen (year-on-year/yoy).
Angka ini setara 22,3 persen dari total target pembiayaan utang dalam APBN 2026 yang dipatok sebesar Rp832,2 triliun.
Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara mengenai langkah lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings yang memangkas outlook (prospek) peringkat utang Indonesia menjadi negatif.
OJK menegaskan kondisi sektor keuangan Indonesia tetap kuat dan stabil meskipun lembaga pemeringkat Fitch Ratings merevisi outlook.
Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings memangkas outlook atau prospek peringkat uang Indonesia dari stabil menjadi negatif.
Pemerintah mencatatkan realisasi pembiayaan utang sebesar Rp127,3 triliun hingga 31 Januari 2026, mencakup 15,3 persen dari total target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp832,2 triliun. Menariknya, realisasi di awal tahun ini menunjukkan tren penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.