Kumpulan Berita
BI melaporkan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia naik menjadi USD431,7 miliar atau setara Rp7.295 triliun (kurs Rp16.900 per USD) pada kuartal IV-2025.
Penyebabnya adalah aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional seiring tetap baiknya kepercayaan investor
ULN Indonesia pada triwulan IV-2025 tercatat sebesar USD431,7 miliar, lebih tinggi dibandingkan posisi triwulan III-2025
Pemerintah menargetkan penarikan utang anyar mencapai Rp832,20 triliun untuk menambal defisit APBN 2026 sebesar Rp689,14 triliun.
BI menegaskan penyesuaian outlook tersebut tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi nasional.
Airlangga buka suara soal Moody?? s yang mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada Baa2 dan melakukan penyesuaian outlook dari stabil menjadi negatif.
, Ekonom Bright Institute Awalil Rizky menegaskan bahwa angka yang kerap dikutip media tersebut merupakan nilai neto.
ank Indonesia (BI) mencatatkan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia turun pada November 2025 dibandingkan Oktober 2025 sebelumnya.