Kumpulan Berita
Pemerintah mengklaim bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 dirancang secara ekspansif dinilai bertolak belakang dengan struktur indikator fiskal yang sebenarnya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempunyai strategi untuk membayar utang pemerintah yang kini menembus lebih dari Rp10.000 triliun.
Posisi utang pemerintah dinilai jauh lebih besar daripada angka resmi yang selama ini dipublikasikan. Data terkini per 31 Maret 2026 Rp9.920,45 triliun.
Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia naik menjadi USD444,4 miliar atau setara Rp8.031,6 triliun (kurs Rp18.073 per dolar AS) di Mei 2026.
Meningkatnya utang luar negeri (ULN) Indonesia menjadi sorotan seiring dengan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap kesinambungan fiskal nasional.
Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai USD439,8 miliar atau setara Rp7.784,4 triliun pada April 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan bahwa pemerintah telah merealisasikan penarikan utang baru senilai Rp386 triliun sepanjang lima bulan pertama tahun ini, atau hingga akhir Mei 2026.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penarikan utang baru untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN 2026