Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Weston McKennie Kenakan Ban Khusus untuk Mendiang George Floyd

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 01 Juni 2020 09:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 01 620 2222659 weston-mckennie-kenakan-ban-khusus-untuk-mendiang-george-floyd-M1tSgVruGz.jpg Weston McKennie memakai ban hitam bertuliskan Keadilan untuk George (Foto: Schalke 04)

GELSENKIRCHEN – Masyarakat dunia tengah dihebohkan dengan kematian seorang pria berkulit hitam di Amerika Serikat (AS) bernama George Floyd. Pasalnya, almarhum meninggal dunia akibat tindak kekerasan dari pihak kepolisian. Ungkapan solidaritas langsung mengalir deras dari berbagai penjuru dunia, termasuk kalangan pesepakbola.

George Floyd diketahui meregang nyawa usai lehernya ditindih lutut perwira polisi bernama Derek Chauvin. Kata-kata terakhir pria berusia 46 tahun itu langsung viral di media sosial, yakni ‘Saya tidak bisa bernafas.’ Kasus tersebut memicu protes besar-besaran di AS sepanjang akhir pekan lalu.

Baca juga: Tewaskan George Floyd, Mantan Petugas Kepolisian Minneapolis Digugat Cerai Istrinya

Bek Schalke 04, Weston McKennie, secara khusus mengenakan lengan hitam bertuliskan ‘Keadilan untuk George’ selama pertandingan kontra Werder Bremen. Meski laga itu berakhir dengan kekalahan tipis The Royal Blues, pemain berkebangsaan AS senang sudah bisa mengungkapkan rasa solidaritasnya.

“Bisa menggunakan platform saya untuk membawa perhatian kepada sebuah masalah yang sudah berlangsung lama terasa menyenangkan. Kita harus membela apa yang kita yakini dan saya yakin ini waktunya suara kita didengar!” cuit Weston McKennie di akun Twitter @WMckennie, Senin (1/6/2020).

Selain Weston McKennie, legenda Arsenal Ian Wright turut bersuara atas apa yang menimpa warga kulit hitam di Negeri Paman Sam. Pria berkebangsaan Inggris itu mengaku lelah sekaligus kesal dengan berbagai diskriminasi yang dialami warga kulit hitam selama ini.

“Saya lelah. Kita lelah. Komentar, balasan, setiap hari menjelaskan diri kita sendiri. Video itu. Menjijikkan. Mungkin sudah waktunya untuk perubahan,” cuit Ian Wright lewat akun Twitter @IanWright0.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini