Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hilal saat Matahari Terbenam Minggu Besok Penentu Awal Dzulqa'dah 1441 Hijriah

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 20 Juni 2020 17:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 20 620 2233555 hilal-saat-matahari-terbenam-minggu-besok-penentu-awal-dzulqa-dah-1441-hijriah-3J3OatqfvE.jpg Ilustrasi (Okezone)

JAKARTA - Dzulqa’dah adalah satu dari empat bulan haram atau mulia dalam Islam. Bulan ke 11 dalam kalender Hijriah ini segera tiba. BMKG menyebutkan bahwa hilal saat matahari terbenam pada Minggu 21 Juni 2020 menjadi penentu awal masuknya Dzulq’dah atau berakhirnya Syawal 1441 Hijriah.

Dalam keterangan tertulisnya dikutip Okezone, Sabtu (20/6/2020), Bidang Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG menyebutkan, secara astronomis pelaksanaan rukyat hilal penentu awal Dzulqa’dah bagi yang menerapkan rukyat dalam penentuannya adalah setelah matahari terbenam pada 21 Juni 2020.

Baca juga: Amalkan Doa Ini agar Dilindungi Allah dari Segala Keburukan

“Sementara bagi yang menerapkan hisab dalam penentuan awal bulan Dzulqa’dah 1441 H, perlu diperhitungkan kriteria-kriteria hisab saat matahari terbenam pada 21 Juni 2020,” tulisnya.

Ketinggian hilal di Indonesia saat matahari terbenam pada 21 Juni besok berkisar pada 0,30 derajat di Merauke, Papua sampai dengan 1,24 derajat di Sabang, Aceh. Elongasi di Indonesia saat matahari terbenam pada 21 Juni 2020 berkisar antara 0,25 derajat di Jayapura, Papua sampai dengan 1,70 derajat di Saban.

Umur bulan di Indonesia pada 21 Juni berkisar antara 1,80 jam di Merauke sampai dengan 5,22 jam di Sabang.

Lag saat matahari terbenam di Indonesia pada 21 Juni berkisar antara -4,04 menit di Merauke sampai dengan 7,65 menit di Sabang.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini