Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bagaimana Sih Cara Olahraga yang Benar agar Sistem Imun Kita Kuat?

Santi Sierra, Jurnalis · Jum'at 26 Juni 2020 11:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 26 620 2236720 bagaimana-sih-cara-olahraga-yang-benar-agar-sistem-imun-kita-kuat-0sBurg2gXk.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

DI masa pandemi Covid-19 ini, dokter dan para pakar kesehatan menyarankan kita untuk rutin berolahraga agar imunitas tubuh kuat. Namun faktanya ada beberapa orang yang malah jatuh sakit setelah berolahraga. Apa yang salah?

Jogging, bersepeda, berlari jadi olahraga popular di masa pandemi Covid-19 ini. Berbagai penelitian membuktikan aktivitas olahraga ini mampu memacu produksi hormone endorphin dan juga mendongkrak imunitas tubuh.

Namun, kebiasaan berolahraga yang dilakukan dengan salah, ternyata malah bisa membuat Anda berisiko terpapar Covid-19, flu, sakit perut hingga infeksi kulit. Demikian informasi ini dilansir Sydney Morning Herald (Rabu 24/6/2020)

Menurut UK Sport, ada beberapa penyakit yang disebabkan karena salah latihan olahraga. Sekitar 40-60% penyakit yang dipicu karena berolahraga dengan cara yang salah antara lain gangguan pernapasan, 10-20% gangguan pencernaan, 10-15% sakit kulit, dan 5-10% gangguan sistem urogenital.

Baca Juga: Pentingnya Asupan Makan Sebelum Berolahraga

Jangan saling pinjam peralatan olahraga

Di masa pandemi Covid-19 ini sebaiknya jangan saling pinjam peralatan olahraga. Jangan pinjam sepeda, dan juga mencuci baju olahraga. Kebiasaan simple seperti tidak mencuci stang sepeda , berlebihan makan karbo, menyeka keringat dengan tangan saat sedang jogging, atau minum dari botol air minum yang kotor, bisa memicu gangguan kesehatan.

Nah, di masa pandemi Covid-19 ini, kita diminta untuk praktikkan protokol kesehatan dengan ketat, maka ini saatnya mengubah kebiasaan buruk tersebut.

Walau hingga saat ini para ilmuwan masih berdebat bahwa olahraga ekstrim seperti lari marathon bisa melemahkan sistem imun tubuh, namun artikel terbaru yang dibuat tim peneliti global, berjudul Exercise Immunology Review mengungkap bahwa olahraga moderat hingga berintensitas tinggi bermanfaat mengoptimalkan fungsi imunitas tubuh.

Mike Gleeson, pakar exercise biochemistry di Loughborough University and penulis buku Eat, Move, Sleep, Repeat, menjelaskan:

"Olahraga bisa melancarkan sirkulasi darah sehingga jutaan sel darah putih (sel imunitas tubuh) akan masuk ke dalam aliran darah, dan memperkuat kemampuan tubuh mendeteksi mikroorganisme berbahaya. Beberapa studi membuktikan bahwa olahraga rutin akan menurunkan prosentase risiko infeksi pada saluran pernapasan atas dari 30 hingga 50 persen.”

Namun Prof Gleeson juga mengingatkan beberapa tips penting agar aktivitas olahraga kita sungguh bermanfaat menaikkan imunitas tubuh.

Baca Juga: 4 Olahraga Aman dari Covid-19, Tetap Waspada Ya!

Pertama, jangan jalani diet ketat: berat badan yang ideal memegang porsi penting. Fakta menunjukkan, mereka yang obesitas berisiko lebih tinggi terpapar Covid-19. Namun waspada juga, berat badan yang turun terlalu cepat bisa menurunkan fungsi imun tubuh.

Kedua, batasi latihan terlalu berat. Jangan terlalu ngoyo berolahraga, cukup naikkan intensitas latihanmu sebanyak 5 – 10% per minggu untuk mencegah tubuh terlalu Lelah. Jadi, jika kamu berhasil berlatih lari sejauh 5 kilometer dalam minggu ini. Maka, minggu depan, kamu cukup menambah jarak jadi 5,5 kilometer saja, jangan langsung melesat menjadi 10 kilometer.

Di dalam makalahnya yang lain untuk Exercise Immunology Review, Prof Gleeson dan pakar olahraga juga menyarankan agar kita lebih baik praktikkan beberapa kali program latihan berintensitas tinggi dengan waktu yang singkat ketimbang cuma latihan 1 kali tapi berlangsung lama dan menguras tenaga habis-habisan.

Jika kamu baru kembali berolahraga setelah sembuh dari Covid-19, Prof Gleeson menyarankan untuk melakukan latihan ringan, jaga detak jantung di bawah 120 hitungan per menit, dan durasinya antara 30 hingga 45 menit saja.

Baca Juga: Ingin Turunkan Berat Badan dengan Mudah, Ini Caranya

Ketika kamu semakin bugar, bisa mulai berlatih moderat, jaga heart rate di bawah 150 hitungan per menit, durasi olahraga antarai 30 hingga 60 menit. Kemudian tambah volume latihan selama 15 menit per sessi. Pastikan menunggu sejenak hingga napas kembali normal, sebelum menaikkan intensitas latihan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini