Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seluruh Tanah di Jateng Ditargetkan Bersertifikat 2023, Termasuk Wakaf dan Pesantren

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 26 Juni 2020 15:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 26 620 2236903 seluruh-tanah-di-jateng-ditargetkan-bersertifikat-2023-termasuk-wakaf-dan-pesantren-CykNKqfkOi.jpg Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah akan terus melanjutkan program pemberian sertifikat tanah kepada masyarakat. Meskipun saat ini, situasi di dalam negeri sedang diselimuti oleh pandemi virus corona atau covid-19.

Namun lanjut Sofyan Djalil, target yang ditetapkan tentunya akan berbeda. Sebab pihaknya akan melakukan revisi target untuk penyaluran sertifikat tanah pada tahun ini.

Langkah ini mengingat adanya pemotongan anggaran yang dilakukan pada sejumlah Kementerian/Lembaga pada tahun ini untuk penanganan covid-19. Adapun realokasi anggaran tersebut tertuang dalam Inpres Nomor 4 Tahun 2020.

Baca juga: Serahkan 6.014 Sertifikat Tanah Secara Virtual, Sofyan Djalil: Kalau Dititip ke Kades Bisa Lupa

Namun untuk tahun depan, pemerintah akan gaspoll lagi penyaluran sertifikat tanahnya. Sebab, anggaran yang diberikan pun akan diberikan full.

"Insyallah program ini akan terus kita lanjutkan," ujarnya dalam acara pembagian sertifikat tanah secara virtual, Jumat (26/6/2020).

Menurut Sofyan Djalil, misalnya untuk Jawa Tengah, diharapkan seluruh tanah sudah tersertifikasi pada 2023 mendatang. Target ini lebih cepat dibandingkan target yang ditetapkan pemerintah yakni pada 2025.

Baca juga: Sofyan Djalil Marah Warga Dimintai Rp82 Juta demi Sertifikat Tanah

"Untuk jawa tengah targetnya seluruh tanah tahun 2023. Itu sangat ambisius memang tapi dari kami paling lambat 2025 paling lambat. Kalau 2023 bagus sekali. Kalau tidak bisa insyallah 2025 sudah didaftarkan," jelasnya.

Ada beberapa lahan yang diincar untuk sertifikasi tanah di Jawa Tengah. Misalnnya tanah wakaf, pesantren hingga aset pemerintah yang begitu banyak di Jawa Tengah yang bisa dimanfaatkan.

"Banyak aset tanah wakaf, aset pesantren, aset sekolah, aset pemerintah itu juga bagian tugas yang harus kita selesaikan. Wabup memang sebanyak sekali tanah yang belum bersertifikat. Kanwil berjanji seluruh tanah wakaf, sekolah dan lain-lain akan bersertifikat pada 2023. Kalau tidak 2023 insyallah 2025 selesaikan semua," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini