Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Bakal Serap 1 Juta Ton Sawit Petani, untuk Apa?

Dita Angga R, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 11:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 620 2262096 jokowi-bakal-serap-1-juta-ton-sawit-petani-untuk-apa-I1e51kCJlh.jpg Presiden Jokowi (Youtube)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah terus melakukan upaya membangun kemandirian energi. Dia menyebutkan bahwa tahun 2019, Indonesia sudah berhasil memproduksi dan menggunakan B20.

"Tahun ini kita mulai dengan B30. Sehingga kita mampu menekan nilai impor minyak kita di tahun 2019,” katanya dalam sidang tahunan di Gedung MPR/DPR/DPD, Kamis (14/8/2020).

 Baca juga: Di Tengah Covid-19, Penyerapan Biodiesel Capai 2,17 Juta K/L pada Kuartal I-2020

Selain itu Jokowi juga mengungkapkan bahwa Pertamina bekerja sama dengan para peneliti telah berhasil menciptakan katalis untuk pembuatan D100. Dimana D100 adalah bahan bakar diesel yang 100% dibuat dari minyak kelapa sawit.

“Ini sedang uji produksi di dua kilang kita. Ini akan menyerap minimal 1 juta ton sawit produksi petani untuk kapasitas produksi 20 ribu barel per hari,” ungkapnya.

 Baca juga: Indonesia Negara Pertama yang Implementasi B30 dari Kelapa Sawit, Ini Faktanya

Dia mengatakan hilirisasi bahan mentah yang lain juga terus dilakukan secara besar-besaran.Misalnya saja batu bara diolah menjadi methanol dan gas. Lalu beberapa kilang dibangun untuk mengolah minyak mentah menjadi minyak jadi.

“Dan sekaligus menjadi penggerak industri petrokimia yang memasok produk industri hilir bernilai tambah tinggi,” tuturnya.

Kemudian biji nikel telah bisa diolah menjadi ferro nikel, stainless steel slab, lembaran baja, dan dikembangkan menjadi bahan utama untuk baterai lithium.

“Hal ini akan memperbaiki defisit transaksi berjalan kita, meningkatkan peluang kerja, dan mulai mengurangi dominasi energi fosil. Hal ini akan membuat posisi Indonesia menjadi sangat strategis dalam pengembangan baterai lithium, mobil listrik dunia, dan produsen teknologi di masa depan,” pungkasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini