Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buka Suara, Thiago Silva Akui Dapat Perlakuan Semena-mena dari PSG

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 29 September 2020 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 620 2285661 buka-suara-thiago-silva-akui-dapat-perlakuan-semena-mena-dari-psg-yRCQMUL5Iw.jpg Thiago Silva (Foto: Sky Sports)

LONDON – Bek Chelsea, Thiago Silva, akhirnya membuka suaranya terkait kepergiannya dari Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas ini dengan cara yang tidak enak. Ia mengaku kesal dengan PSG yang membuatnya sudah muak dengan perlaukan PSG terhadapnya.

Salah satu kekesalan Thiago diarahkan kepada Direktur Olahraga PSG yakni Leonardo. Ia menilai Leonardo tidak becus dalam mengurus kontraknya sehingga ia merasa geram dengan situasi kontrak di PSG.

Thiago Silva

Pemain berpaspor Brasil itu tidak ditawari kesempatan untuk memperpanjang masa tinggalnya di Parc des Princes. Meski tampil dalam 35 pertandingan untuk tim Thomas Tuchel pada 2019-2020, Thiago dibiarkan pergi begitu saja oleh PSG.

Kekesalan Thiago sendiri memuncak karena ia diberitahu tidak akan mendapat perpanjangan kontrak melalui sambungan telefon. Ia merasa PSG telah salah dalam mengambil tindakan tersebut, terlebih kepada pemain yang telah berpengalaman.

Baca juga Resmi Gabung Chelsea, Edouard Mendy Antusias Setim dengan Thiago Silva

“Ini adalah situasi yang membuat saya kesal. Saya benar-benar tidak suka cara itu dilakukan. Bahkan jika ada kuncian, segala sesuatunya harus dilakukan secara berbeda,” ungkap Thiago, mengutip dari Goal, Selasa (29/9/2020).

“Saya berada di Brasil, di karantina, ketika Leonardo menelepon saya untuk memberi tahu saya bahwa ini terjadi karena pandemi dan kesulitan,” tambahnya.

“Pertama, ia bertanya kepada saya apakah saya baik-baik saja untuk melanjutkan selama dua bulan lagi untuk bersaing di kemungkinan perempat final (Liga Champions),” sambungnya.

“Saya mengatakan kepadanya ya. Tapi ia mengatakan kepada saya bahwa klub tidak akan melampaui dua bulan ini. Itu akan menjadi dua bulan dan tidak ada yang lain. Seharusnya dilakukan secara berbeda,” lanjutnya.

“Sepanjang karier saya di PSG, saya berikan yang maksimal, saya tidak pernah curang. Seolah-olah tiga pertandingan dari perempat final mengubah segalanya? Semua yang telah saya capai dalam delapan tahun itu tidak penting lagi?” imbuhnya.

Sayangnya, Thiago tidak sendirian. Pemain berusia 33 tahun itu mengatakan bahwa perlakuan yang sama juga diberikan PSG kepada Edinson Cavani yang menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah PSG.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini