Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Efektivitas Vaksin Covid-19 Diragukan, Peneliti Khawatir Masyarakat Ogah Disuntik

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 620 2287228 efektivitas-vaksin-covid-19-diragukan-peneliti-khawatir-masyarakat-ogah-disuntik-ueQXfSX4O4.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

Laporan yang dibuat kelompok multidisiplin yang diadakan Royal Society yang disebut Delve (Data Evaluation and Learning for Voral Epidemics) menyatakan bahwa ada tantangan serius dalam memproduksi vaksin. Misalnya saja rintangan dalam pembuatan dan penyimpanan, keraguan efektifivtas vaksin, hingga kepercayaan publik.

Profesor Nilay Shah, kepala departemen teknik kimia di Imperial College London dan penulis laporan menjelaskan, meskipun prediksi vaksin siap Maret 2021, pertanyaannya yang sering dilontarkan publik adalah apakah vaksin terbukti efektif dan mampu melewati proses regulasi?

Vaksin Covid-19

"Sekalipun kami bisa menciptakan vaksin Covid-19 dan dapat dipasarkan ke publik, yang kerap dilupakan adalah waktu untuk mendistribusikannya yang akan sangat panjang, sekitar satu tahun," katanya, menurut laporan The Guardian.

Baca Juga : Padu Padan Edgy Style Pakai Batik ala Dian Sastro, Dijamin Kece!

Profesor Charles Bangham, ketua imunologi di Imperial College London yang merupakan salah seorang penulis studi ini menegaskan, sekalipun vaksin Covid-19 terbukti efektif, hidup normal yang diharapkan semua orang itu tidak bisa didapatkan segera setelah vaksin mulai disebar.

"Sekalipun vaksin dinyatakan efektif, sangat kecil kemungkinannya kita dapat hidup normal seperti sebelum pandemi," tegasnya. Akan ada skala geser bahkan setelah pengenalan vaksin ke publik.

Ia mengambil contoh vaksin-vaksin yang sudah ada. Beberapa vaksin terbukti memblokir infeksi, bahkan mengurangi tingkat keparahan penyakit dan kemungkinan menularkannya. Tapi, yang terjadi pada vaksin Covid-19, masih banyak pertanyaan yang belum bisa dijawab peneliti sekalipun.

Hal ini berkaitan dengan kekhawatiran peneliti mengenai vaksin Covid-19 yang diduga kurang efektif pada orang dewasa yang lebih tua daripada kelompok lain. Ini menjadi masalah karena kelompok tersebut dinilai paling berisiko terinfeksi. Efektivitas yang masih diragukan itu pun akan mempersulit terciptana herd immunity di tengah masyarakat.

Bicara soal pendistribusian ketika vaksin sudah siap, Prof Shah menjelaskan bahwa ketersediaan vaksin Covid-19 mesti 10 kali lebih cepat daripada vaksin flu biasanya. "Karena itu, akan dibutuhkan ribuan petugas kesehatan, orang-orang yang dilatih khusus untuk mendistibusian vaksin," tegasnya.

Vaksin Covid-19

Sementara itu, kepercayaan publik pada vaksin juga bisa menjadi rintangan. Dijelaskan Dr Zania Stamataki, peneliti imunologi virus di University of Birmingham, pada saat vaksin pertama keluar, para peneliti perlu menghilangkan mitos di tengah masyarakat seputar vaksin dan meyakinkan masyarakat untuk mau divaksin.

"Tugas besar kami nanti juga soal meyakinkan masyarakat bahwa mereka aman untuk melakukan vaksinasi, karena vaksin Covid-19 sudah teruji. Memastikan keselamatan masyarakat untuk divaksin ini jadi tugas yang berat," kata dr Stamataki.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini